Rabu, 11 Januari 2017

Contoh Teks Eksplanasi Singkat Beserta Strukturnya

Contoh Teks Eksplanasi - Sudah tahukah kamu apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi ? teks eksplanasi adalah karangan yang berisi penjelasan lengkap mengenai suatu topi tertentu. biasanya teks eksplanasi berisi seputar fenomena alam maupun fenomena sosial yang terjadi disekitar lingkungan kita. jadi intinya, teks eksplanasi ini memberikan suatu informasi yang sejelas-jelasnya agar pembaca dapat memahami tentang fenomena yang tengah terjadi.

Dilihat dari strukturnya, teks eksplanasi pada bagian awal paragraf berisi tentang General Statement / Pernyataan umum yang menyampaikan gambaran umum dari apa atau mengapa fenomena tersebut bisa terjadi. pada bagian kedua yaitu isi teks eksplanasi disebut Sequence of Explanation / Deretan Penjelas yang tentu saja isinya berupa tentang penjelasan secara lengkap tentang sebuah fenomena tersebut. pada bagian isi ini ada hal yang harus bisa menjawab pertanyaan how ? serta urutan sebab dan akibat yang ditulis dalam 2 sampai 3 paragraf. lalu untuk bagian akhir dari struktur teks eksplanasi disebut Closing yang berisi kandungan kesimpulan maupun intisari dari fenomena yang telah dibahas. pada bagian closing ini juga bisa ditambahkan dengan saran maupun tanggapan dari si penulis mengenai fenomena tersebut.

Nah, setelah kamu mengerti tentang pengertia beserta struktur teks eksplanasi yang sudah admin jabarkan diatas. sekarang silahkan simak beberapa contoh teks eksplanasi dibawah ini agar kamu lebih memahaminya :

Contoh Teks Eksplanasi




1. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Fenomena Alam

Proses Terjadinya Lelehan Glester

Beberapa tahun terakhir, banyak terjadi perbincangan banyak pihak baik dari kalangan para peneliti maupun masyarakat seluruh dunia. Hal tersebut menjadi sebuah topik hangat dikarenakan dapat menyangkut masalah kehidupan manusia pada masa yang akan datang. Fenomena alam mengenai melelehnya gunung es atau biasa yang dikenal sebagai glester, menjadi suatu yang harus diperhatikan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.

Glester atau glasier bahkan ada yang mengatakan dengan istilah glesyer adalah sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membeku selama bertahun-tahun. Daya cakupnya sangat luas bahkan dapat menyerupai wilayah daratan. Sebagaian besar glester ini berada pada bagian kutup utara, maupun selatan. Bahkan glester dapat juga berada di daerah pegunungan tertunggu hampir di seluruh dunia. Tidak kalah dengan pegunungan-pegunungan tinggi di dunia seperti himalaya, di Indonesia sendiri jug memiliki glester yang terdapat di bagian timur Indonesia tepatnya di Provinsi Papua Barat.

Glester berawal dari lereng pegungunan yang berbentuk cekungan, dari cekungan tersebut terbentuklah glester ketika salju turun, setelah mengendap udara akan terperangkap di antara serpihan salju terdorong keluar sehingga terjadi keping salju padat. Ketika salju semakin banyak turun, kepingan salju yang padat tersebut akan berubah menjadi es glester. Glester sendiri berisi berbagai macam zat seperti bebatuan, saju dan sedimen, sehingga saat glester melucur ke bawah akan merubah kontur bentuk dari pegunungan tersebut.

Glester akan tetap selalu ada sepanjang musim, tidak memperhatikan pada bagian negara mana ia berada. Selagi temperatur masih tertap terjaga, maka glester akan tetap selalu terbentuk. Namun, beberapa tahun ini terdapat faktor yang mempengaruhi temperatur udara di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Faktor tersebut secara ilmiah dikenal gengan Global Warming. Selama pemanasan global suhu bumi akan terasa lebih panas, hal ini membuat es yang terdapat pada glester akan mencair dan daratan akan mengecil dikarenakan es tersebut berubah menjadi air yang menenggelamkan permukaan daratan secara perlahan-lahan.

Jika hal ini berlangsung secara terus menerus, maka daratan yang ada di bumi akan kehilangan sebanyak seperempat bagian. Bahkan pulau Jawa yang merupakan daratan rendah diperkirakan akan tenggelam, dan hanya menyisakan pulau-pulau besar seperti Sumatera, Kalimantan, Sulewesi dan Papua saja. Kehilangan es glester dikarenakan pemanasan global memang menjadi fenomena yang tidak dapat dicegah dengan cepat, buth waktu yang lama untuk mengembalikan keseimbangan alam yang hilam. Glester membutuhkan berjuta-juta tahun untuk terbentuk. Tetapi pemanasan global yang terjadi membuat pencairan es glester hanya bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa minggu saja. Banyak hal yang sebenarnya dapat dilakukan manusia untuk mengembalikan keseimbangan alam, hal tersebut tergambar dari kepribadian masing-masing demi menyelamatkan dunia dan generasi yang akan datang [2].



Itulah sedikit ulasan tentang pengertian, struktur beserta contoh teks eksplanasi yang bisa admin sampaikan pada kesempatan kali ini. semoga dengan adanya sedikit penjelasan ini, kamu bisa lebih paham apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi. sekian dan semoga bermanfaat.